Berita Aktual – HD Picture – Anime Picture

KPU Gundah Gulana Anggaran Pemilu Macet, Anak Buah Sri Mulyani Minta Sabar

Suara.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang gundah gulana, pasalnya sejumlah anggaran yang dibutuhkan dalam Pemilu 2024 dari pemerintah pusat masih seret dan terkesan macet.

KPU, diketahui baru menerima pencairan anggaran Rp2,4 triliun dari pagu anggaran KPU tahun 2022 sebesar Rp8,06 triliun. Sementara itu, Kementerian Keuangan melalui Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan hanya merealisasikan tambahan anggaran KPU sebesar Rp1,245 triliun pada (26/7/2022).

Atas kondisi ini Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta meminta pihak KPU untuk bersabar, Isa memastikan bahwa pencairan anggaran untuk KPU pasti akan dilakukan secepatnya, namun harus mengikuti proses yang dilakukan.

“Memang kita juga ingin terus berkomunikasi untuk memberikan pemahaman yang baik bahwa anggaran itu ada prosesnya yang tetap harus diikuti, ada standar-standar yang juga harus kita patuhi,” kata Isa dalam Media Briefing secara virtual, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga:
Bikin Geger! KPU Ungkap Adanya 11 Penyelenggara Pemilu yang Namanya Dicatut Dalam Keanggotaan Parpol

Isa pun menjamin bahwa pihaknya akan mendukung penuh pesta demokrasi yang akan diselenggarakan KPU tersebut hingga terselenggara hajatan Pemilu 2024. Jadi sekali lagi kata Isa, agar pihak KPU untuk bersabar dalam proses pencairan ini.

“Pemerintah pasti mendukung proses kegiatan Pemilu ini yang saatnya harus dilakukan. Contohnya tahun ini mulai pendaftaran Parpol, pasti anggarannya akan kita cukupkan, kita akan sediakan,” tegasnya.

Sebelumnya KPU menjelaskan, jika pencairan anggaran tahun 2022 dari pemerintah macet akan berdampak, salah satunya kepada honor untuk tenaga ad hoc penyelenggara Pemilu 2024.

“Karena kan kita sudah punya anggaran sekian, tapi begitu faktanya atau realitasnya yang disetujui sekian, kita juga harus realistis kan,” kata Ketua KPU Hasyim Asy’ari di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Akhirnya, kata dia, KPU kekinian akan menghitung ulang alokasi anggaran yang sudah dicairkan pemerintah sementara. Hasyim mengatakan, KPU sudah membuat perencanaan menaikkan honorium bagi badan ad hoc penyelenggara pemilu hingga tiga kali lipat dari Pemilu 2019.

Baca Juga:
Komisoner KPU Paser Minta Dukungan Pemda Sukseskan Pemilu 2024

Namun, kata dia, dengan belum maksimalnya pencairan anggaran membuat dampak nantinya bagi psikologis tenaga ad hoc tersebut. Terutama bagi tingkat kesukarelawanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.