Berita Aktual – HD Picture – Anime Picture

Semua Orang Bisa Ciptakan Pekerjaannya Sendiri Berkat Kemajuan Digital

JawaPos.com – Kehadiran teknologi digital mampu mengubah peta karir di suatu negara termasuk Indonesia. 10 tahun lalu, banyak lulusan perguruan tinggi memilih untuk melamar pekerjaan sebagai karyawan dan merintis karir di kantor-kantor yang sudah mapan. Kini, para lulusan profesional berpeluang membuka kantor mereka sendiri secara digital.

Director of Entrepreneurship University of Technology Sidney (UTS) Murray Hurps mengatakan, teknologi digital saat ini membuka kesempatan bagi orang-orang yang memiliki kemampuan. Sebab, melalui teknologi digital seseorang dapat dengan mudah mendapatkan klien atau konsumen.

“Kemampuan profesional yang dimiliki bisa dikolaborasikan dengan kesempatan yang terbuka karena teknologi digital mendekatkan segalanya,” kata Murray dalam diskusi secara virtual, Selasa (23/11).

Menurutnya, kedepannya, lulusan baru yang memiliki kemampuan tidak perlu mencemaskan karir mereka karena mereka bisa menciptakan pekerjaan sendiri.

“Kalau dulu seorang lulusan akuntansi harus bekerja di kantor akuntansi yang sudah mapan. Kini para lulusan profesional itu bisa jadi menawarkan jasanya sendiri secara digital,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, CPO & Co-Founder, Warung Pintar Group Harya Putra mengaku, saat ini peluang dan inovasi tercipta dengan sangat cepat berkat teknologi digital. Seperti misalnya, sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mulai merambah pada teknologi digital sudah dapat diakses oleh para pengusaha kecil yang ingin usahanya bisa lebih maju.

Pihaknya sendiri menciptakan sebuah aplikasi bernama Warung Pintar untuk memajukan usaha pemilik warung tradisional. Dengan aplikasi tersebut, pemilik usaha bisa memonitor warung seperti jumlah keuntungan, pengeluaran, serta stok barang.

“Aplikasi ini juga bisa memangkas waktu belanja pemilik warung. Untuk membeli stok barang, pemilik warung tidak perlu repot pergi ke pasar atau distributor melainkan bisa berbelanja keperluan toko melalui Warung Pintar secara online,” jelasnya.

Ia menyebut, UMKM sendiri merupakan sektor yang menjadi penyokong ekonomi di Indonesia. Dulu persepsi pengusaha kecil berpikir bahwa teknologi digital hanya bisa diakses kaum elit. Saat ini dengan segala kemudahaan penggunaan yang ditawarkan, pengusaha kecil juga mulai tertarik untuk mengadopsi teknologi digital.

Sedangkan VP of Investment East Ventures Pascal Christian mengungkapkan, Indonesia memiliki demografik digital yang sangat besar. Pengguna internet di Indonesia menduduki peringat ke-3 di Asia, setelah Tiongkok dan India, jumlahnya mencapai 200 juta lebih pengguna.

“Ini menunjukan bagaimana Indonesia sudah mengadopsi teknologi baru. Investor akan melihat perubahan ini, ada peralihan teknologi lalu mulai tumbuh perusahaan berbasis teknologi seperti fintech, ecommerce, dan lain-lain,” kata Pascal.

Namun, untuk mendukung kemajuan ekonomi digital di Indonesia, dibutuhkan regulasi pemerintah. Sebab, dukungan terbaik untuk eksositem digital adalah membiarkan bisnis itu sebagaimana adanya. Fokus pemerintah adalah menciptakan regulasi bisnis di sektor teknologi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *