Berita Aktual – HD Picture – Anime Picture

Koperasi SipBos Bidik Masyarakat Pesisir Jawa Timur

JawaPos.com–Pengembangan industri di Jawa Timur diprediksi masih mengarah ke pesisir dengan keberadaan pelabuhan dan jaringan jalan raya serta jalan tol yang memadai. Pengembangan masih akan berlangsung karena peruntukan lahan bagi kawasan industri masih sangat luas.

General Manager KSP Berkat Artha Sentosa Cherry Aulia Fachri menyatakan, keberadaan kawasan industri dan pengembangannya akan berdampak pada aktivitas yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Situasi itu membuat Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkat Artha Sentosa (SipBos) berekspansi membuka cabang di Surabaya, Jawa Timur.

”Bagi kami, Surabaya merupakan salah satu kota besar di Tanah Air yang memiliki potensi cukup bagus karena banyaknya industri di pesisir Jawa Timur. Hal ini menjadi salah satu alasan untuk membuka cabang dalam rangka mencari anggota koperasi yang baru,” ujar Cherry Aulia Fachri melalui keterangan tertulis.

Cherry menambahkan, pembukaan kantor cabang di Surabaya diharapkan makin memperluas jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Kondisi dunia perkoperasian di Tanah Air belum sepenuhnya bangkit dari pandemi. Banyak yang mengalami penurunan modal sendiri dan modal luar sehingga berpengaruh terhadap likuiditas.

Menurut dia, banyak koperasi yang tutup saat pandemi hingga maraknya penipuan berkedok koperasi membuat persaingan semakin terbuka. Pihaknya tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian kepada calon anggota dan anggota maupun dalam mengurus proses administrasi simpan-pinjam secara profesional dan terukur.

”Koperasi SipBos ini didirikan dengan maksud ingin membantu masyarakat saat banyaknya koperasi tumbang karena efek pandemi. Untuk tahun ini, kami fokus pada penyaluran kredit para pelaku Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM), menyusul perekonomian saat ini yang mulai tumbuh serta meningkatkan kualitas kehidupan anggota dan masyarakat sekitarnya yang membutuhkan,” ujar Cherry.

Dia menjelaskan, Koperasi SipBos berdiri saat masa pandemi yaitu Desember 2020 dan telah dua kali melakukan rapat anggota tahunan. Koperasi juga terdaftar di Kementerian Koperasi dan UKM dengan Nomor Induk Koperasi dan bersertifikasi Grade B (Baik). Memiliki pengelola dengan sumber daya manusia berlatar belakang eks perbankan yang mengutamakan asas kepercayaan (fiduciary principle), kerahasiaan (confidentiality), dan kehati-hatian.

”Ini untuk meningkatkan kepercayaan para calon anggota. Kami berupaya memberikan produk simpanan dan simpanan berjangka dengan jasa yang kompetitif melalui tim pemasaran yang andal dan hadiah langsung, tentu akan menarik para calon anggota untuk bergabung,” terang Cherry.

Ketika disinggung mengenai masuknya teknologi digital pada bisnis keuangan di Indonesia, Cherry mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan aplikasi SipBos yang menjadi unggulan koperasi Berkat Artha Sentosa dengan koperasi lain dalam segi pelayanan.

”Melalui aplikasi ini, para calon anggota atau anggota akan bertransaksi dan terlayani secara jemput bola. Selain itu, proses administrasinya menjadi lebih cepat dan tepat,” tutur Cherry Aulia Fachri.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Dimas Nur Aprianto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *