Berita Aktual – HD Picture – Anime Picture
Berita  

Transaksi Berjalan Surplus, Jadi Amunisi Rupiah Menguat Lawan Dolar

JawaPos.com – Pergerakan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpeluang menguat seiring dengan kembalinya minat investasi berisiko. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah berada di level Rp 14.231 per dolar AS.

Analis keuangan Ariston Tjendra mengungkapkan, penguatan rupiah hari ini didorong oleh data ekonomi yang positif seperti BI yang mengumumkan neraca transaksi berjalan kuartal ketiga akan surplus.

“Rupiah mungkin bisa menguat hari ini terhadap dollar AS dengan potensi surplus neraca berjalan Indonesia kuartal ketiga yang akan dirilis hari ini,” kata Analis keuangan Ariston Tjendra kepada JawaPos.com, Jumat (19/11).

BI mengumumkan, transaksi berjalan pada triwulan III 2021 mencatat surplus, terutama ditopang oleh surplus neraca perdagangan barang yang naik signifikan. Transaksi berjalan pada periode laporan mencatat surplus USD 4,5 miliar (1,5 persen dari PDB), setelah pada triwulan sebelumnya mengalami defisit USD 2,0 miliar (0,7 persen dari PDB).

Kinerja positif tersebut terutama dikontribusikan oleh surplus neraca barang yang makin meningkat, didukung oleh kenaikan ekspor nonmigas sejalan dengan masih kuatnya permintaan dari negara mitra dagang dan berlanjutnya kenaikan harga komoditas ekspor utama di pasar internasional.

Selain itu, defisit neraca jasa tercatat lebih rendah, antara lain disebabkan oleh perbaikan kinerja jasa transportasi yang didukung oleh meningkatnya penerimaan jasa freight sejalan dengan peningkatan aktivitas ekspor. Di sisi lain, defisit neraca pendapatan primer meningkat akibat kenaikan pembayaran imbal hasil investasi langsung yang dipengaruhi oleh perbaikan kinerja korporasi berbasis sumber daya alam (SDA).

Namun di sisi lain, kekhawatiran pasar terhadap inflasi masih bisa menekan rupiah kembali yang termasuk aset berisiko. Kenaikan inflasi berpotensi melambatkan perekonomian global. “Potensi kisaran rupiah hari ini 14.180-14.250,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Romys Binekasri

Leave a Reply

Your email address will not be published.