Berita Aktual – HD Picture – Anime Picture
Berita  

Kenaikan Inflasi Percepat Tapering AS, Hantui Pergerakan Rupiah

JawaPos.com – Pergerakan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat ini berpotensi melemah akibat dari sentimen kebijakan moneter di AS. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) saat ini posisi rupiah berada di level Rp 14.237 per dolar AS.

“Nilai tukar rupiah berpotensi melemah hari ini terhadap dolar AS dengan sentimen wacana percepatan tapering AS,” kata Analis Keuangan Ariston Tjendra mengatakan kepada JawaPos.com, Senin (22/11).

Ariston menjelaskan, dua anggota dewan gubernur Bank Sentral AS pada hari Jumat pekan lalu menyebutkan perlunya mempercepat proses tapering karena mempertimbangkan membaiknya ekonomi dan kenaikan inflasi yang masih berlangsung di AS. “Mempercepat proses tapering akan mempercepat kenaikan suku bunga acuan AS. Hal ini mendukung penguatan dolar AS,” tuturnya.

Selain itu, Ariston melanjutkan, pelaku pasar juga menyoroti perkembangan penyebaran kasus Covid-19 seperti kasus Covid-19 di kawasan Eropa yang kembali melonjak. Hal tersebut menurunkan minat pelaku pasar terhadap aset berisiko.

“Menariknya kasus covid-19 di Eropa yang memicu lockdown penuh di Austria juga busa memicu beralihnya investasi ke aset yang lebih aman,” ungkapnya.

Sementara, membaiknya perekonomian dari dalam negeri menahan laku pelemahan rupiah agar tidak anjlok lebih dalam. “Pandemi masih terkendali sehingga bisa menjaga nilai tukar rupiah. Hari ini Potensi pelemahan ke arah 14.300, dengan support di kisaran 14.200,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Romys Binekasri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *