Berita Aktual – HD Picture – Anime Picture

Jerome Powell Kembali Terpilih, Laju Rupiah Terhalang

JawaPos.com – Pergerakan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih mendapat tekanan dari sentimen moneter AS. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) hari ini rupiah berada di level Rp 14.225 per dolar AS.

Analis keuangan Aristin Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah berpotensi tertekan turun hari ini dengan naiknya kembali yield obligasi pemerintah AS.

Yield tenor 10 tahun sudah kembali ke atas 1,6 persen,” kata Ariston Tjendra kepada JawaPos.com, Selasa (23/11).

Ariston menjelaskan, kenaikan yield obligasi pemerintah AS tersebut terjadi seiring dengan kemungkinan terpilihnya kembali Jerome Powell sebagai Gubernur The Fed untuk periode kedua.

“Pasar menganggap terpilihnya kembali Powell akan mendukung rencana Bank Sentral AS untuk melakukan pengetatan moneter karena inflasi yang terus naik di AS,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, beberapa pejabat bank sentral sudah mulai menyuarakan kemungkinan percepatan tapering. Pengetatan moneter di AS akan mendorong penguatan dolar AS.

“Hari ini, Rupiah bisa bergerak melemah ke kisaran 14.300, dengan support di kisaran 14.220,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Romys Binekasri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *