Berita Aktual – HD Picture – Anime Picture
Gadget  

Penampakan Serpihan Satelit yang Ditembak Rusia dan Bikin AS Murka

Jakarta

Amerika Serikat dan beberapa negara sekutunya murka karena Rusia menggelar uji coba senjata anti satelit baru-baru ini. Terlihat dari citra satelit, serpihan satelit yang ditembak oleh senjata Rusia itu menjadi sampah antariksa yang dinilai berbahaya.

Senjata anti satelit Rusia yang dinamakan ASAT, meluncur pada 15 November, dan menembak satelit Cosmos 1408 yang sudah tidak dioperasi, diluncurkan pada tahun 1982. Menurut pakar, serpihan yang sangat banyak jumlahnya itu bisa membahayakan satelit dan pesawat antariksa sampai bertahun-tahun mendatang, bahkan bisa jadi dalam hitungan dekade.

The EU Space Surveillance and Tracking (EU SST) dalam pemantauannya memperlihatkan banyaknya sampah yang muncul sebelum dan sesudah tes senjata dilakukan.

Serpihan satelit RusiaSerpihan satelit Rusia di sebelah kanan. Foto: Daily Mail

“Uji coba senjata anti satelit tersebut menciptakan sampah antariksa yang membuat infrastruktur angkasa termasuk manusia di stasiun ISS berada dalam risiko di jangka panjang,” kata mereka.

“LeoLabs mengutuk aksi yang tidak bertangggung jawab ini yang sekarang mengganggu seluruh negara yang berada di antariksa serta ekonomi sampai bertahun-tahun mendatang,” demikian kecaman dari lembaga pelacak satelit, LeoLabs.

Sebelumnya, kecaman paling keras datang dari Amerika Serikat dan Inggris. Berlanjut kemudian pemerintah Korea Selatan, Jepang dan Australia.

“Federasi Rusia dengan serampangan melangsungkan tes merusak satelit dengan rudal anti satelit yang ditujukan pada satelit mereka sendiri,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price.

“Uji coba itu sejauh ini menghasilkan lebih dari 1.500 serpihan yang terdeteksi dan ratusan ribu serpihan kecil lainnya sehingga adalah ancaman,” tambahnya.

Sedangkan pihak Rusia sudah membela diri. Menhan Rusia, Sergei Shoigu, menyatakan sistem senjata anti satelit mereka secara akurat menembak satelit tersebut dan serpihan yang ditimbulkan diklaimnya sama sekali tidak berbahaya.

“Serpihan-serpihan yang terbentuk itu tidak menimbulkan bahaya apapun terhadap aktivitas di luar angkasa,” demikian katanya.

Simak Video “Putin Tuduh NATO dan Barat Bikin Keruh Laut Hitam-Konflik Ukraina
[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fay)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *